Cicero, seorang filsuf Romawi Kuno pernah mengatakan, Consuetudinis magna vis est,” yang dapat diartikan bahwa tradisi memiliki kekuatan yang besar. Bagaimana bisa? Well, tak dipungkiri lagi, tradisi dapat menjadi identitas yang paling berarti. Sebuah pembeda. Ciri khas yang dapat membekas di hati dan pikiran kita, dan Kota Batu punya banyak akan hal itu. Olahraga tradisional khas Kota Batu, Silat Pring Geprak salah satunya. Memiliki kekuatan yang besar sebagai tradisi di dunia olahraga pencak silat, pastinya.

Muncul dari dusun Songgoriti, Kota Batu, konon, olahraga tradisional ini diangkat dari sebuah hujatan besar masyarakat Songgoriti, yaitu berupa sedekah pada bumi. Olahraga ini menjadi sebuah perwujudan rasa syukur kepada Tuhan Sang Pencipta, yang telah menciptakan Bumi yang memberikan kesejahteraan lewat hasil panen, serta mencukupi hidup masyarakat Songgoriti.

Olahraga tradisional khas Kota Batu yang satu ini dinamakan berdasarkan media yang digunakan dalam peragaannya. Pring, dalam bahasa Jawa berarti bambu. Sedangkan ‘geprak’ diambil dari suara yang ditimbulkan saat bambu-bambu yang dimainkan beradu. Gerakan olahraga tradisional Pring Geprak juga memiliki sentuhan dari gerakan pencak silat. Dilakukan oleh empat hingga delapan peserta, Pring Geprak diiringi dengan musik tradisional yang menyampaikan pesan dan cerita sebaga representasi tiap peserta.

Ada banyak substansi yang terkandung di dalam olahraga tradisional yang satu ini. Mereka adalah pendidikan, seni budaya, serta tradisi yang meluhur. Dari segi pendidikan, dapat dilihat dari pendidikan jasmani yang ditampilkan dari unsur-unsur gerakan motorik yang dilakukan oleh peserta Pring Geprak. Setidaknya dari tujuh unsur kebugaran jasmani yang ada, enam di antaranya terkandung di dalam olahraga tradisional ini. Lalu, pada unsur seni olahraga tradisional ini biasanya menggunakan corak kostum penampilan tanpa menggunakan pakaian atas, celana komprang hitam, tetapi memiliki sebuah tali warna-warni yang menyilang di depan dada hingga punggung dari masing-masing pemain. Selain itu, unsur seni yang lainnya adalah ketika memasuki arena festival pun diiringi musik khas Kota Batu.

 

Eksis di dunia olahraga, olahraga tradisional ini sering kali mengikuti kejuaraan festival nasional, seperti Festival Olahraga Tradisional Jawa Timur. Tercatat pada web resmi Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Jawa Timur, Silat Pring Geprak asal Kota Batu, Malang mengikuti Festival Olahraga Tradisional 2011 di Probolinggo. Selain itu, pada tahun 2012, Silat Pring Geprak kembali mengikuti Festival Olahraga Tradisional Tingkat Nasional ke VIII di  Ternate, Maluku Utara. Olahraga ini juga pernah meraih juara dua di tingkat nasional dalam olahraga tradisional pada tahun 2016.

Ajang perlombaan olahraga tradisional yang biasa diikuti Silat Pring Geprak adalah pilar utama untuk melestarikan pusaka tradisional unik ini. Kepala Dinas Pendidikan Kota Batu, Mistin, kepada Surya Malang menegaskan keberadaan festival olahraga adalah untuk mengasah kemampuan masyarakat dan melestarikan olahraga Pring Geprak agar tidak mencapai kepunahan.

Biaswara Adisuyanto Aka, Staf Bidang Olahraga Rekreasi Dispora Prov. Jawa Timur, suka menceritakan Silat Pring Geprak pada alamat blog pribadinya. Ia berkata Silat Pring Geprak yang mewakili Jawa Timur di ajang Festival Olahraga Tradisional Nasional 2012 berhasil tampil dengan memukau. Silatnya memang penuh dengan gerak yang atraktif, serta unsur di dalamnya sangat memenuhi persyaratan ketentuan sebagai olahraga tradisional. “Di dalamnya mengandung substansi pendidikan, substansi tradiisonal yang digali dari budaya asli Kota Batu, memiliki nilai seni yang beragam, penguasaan lapangan, dan memenuhi kaidah waktu yang sangat tepat,” tulisnya.

Keunikan, tradisi, budaya suatu daerah tidak seharusnya berhenti sampai disini. Lestarikan mereka, karena kita lahir dari sana. Kasihilah mereka, karena mereka adalah ‘Ibu’ kita. Panjatkan doa untuk mereka, agar selalu panjang umur hidup bersama Ibu Pertiwi. Salam berbudaya! #JagaBudaya, jangan sampai punah!

Oleh Adinda S.

Editor : Adelia S.

Lihat Kumpulan Foto Disini

Sumber Foto :ortrad.blogspot

Leave a Reply