Siapa yang tidak tahu sosok Munir? Si Pejuang HAM yang hingga saat ini masih menggegerkan dunia. Kalimat “Menolak Lupa” yang sering kali diguangkan oleh para aktivis, terutama mahasiswa setiap 7 September, tepat pada hari kematiannya. Seakan-akan kalimat tersebut bercerita bahwa kasus Munir adalah harga mati dan diusut kembali.

Sumber foto: Boombastis.com

Kita tahu benang sejarah masa Orde Baru merupakan masa yang kelam bagi banyak masyarakat Indonesia. Bagaimana tidak? Masa pemerintahan otoriter itu telah banyak merugikan rakyat, baik dari segi materiil, fisik, mental, hingga nyawa pun melayang dan tak kunjung pulang.

Sumber foto: Kompas.com

Namun ada salah satu pejuang Hak Asasi Manusia yang tak gentar menegakkan keadilan memperjuangkan nasib rakyat Indonesia. Ialah Munir Said Thalib, yang lebih akrab disapa dengan Cak Munir.

Sumber foto: Kompasiana

Banyak kalangan petinggi negara saat itu yang tak senang dengan sosok Munir yang lincah dan berani dalam menentang ketidakadilan pada pemerintahan Orde Baru. Siapa kira hal ini membuat Munir menjadi target operasional intelejen negara, yang diduga banyak orang sebagai motif dari kasus pembunuhan Munir. Ia meninggal di Jakarta di dalam pesawat jurusan ke Amsterdam, 7 September 2004 pada umur 38 tahun.

Sumber foto: VOA Indonesia

Para teman aktivis tiap tahunnya pada hari kematian Munir, melakukan demonstrasi dengan tajuk “Menolak Lupa”. Mereka mendesak pemerintah dan mereka yang berwenang di bidangnya untuk keadilan yang seharusnya ditegakkan, untuk sosok Munir Said Thalib.

Sumber foto: jatimplus.id

Sebagai bentuk apresiasi, akhir tahun lalu, tepatnya pada 8 Desember 2019, hari kelahiran Munir, peletakan batu pertama oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah untuk Museum Hak Asasi Manusia Munir dilaksanakan.

Sumber foto: sinarharapan.id

Dikutip dari katadata.co.id, Ketua Komisi Nasional Hak Asasi Manusia Taufan Damanik, yang juga kut hadir dalam peletakan batu pertama Museum HAM Munir mengatakan pembangunan museum ini bisa menandai tekad Indonesia untuk penegakan hukum dan HAM.

Adanya Museum Munir menjadi tombak utama dalam penegakan HAM danpengaruh bagi generasi masa kini. Museum Munir sebagai museum HAM pertama dan satu-satunya di Indonesia. Di atas adalah foto desain Museum HAM Munir yang akan terealisasi.Walau kasus Munir masih belum terpecahkan, namun Museum HAM Munir hadir sebagai wadah edukasi bagi kita untuk mempelajari tentang Hak Asashi Manusia. Sudah saatnya kita, generasi-generasi Indonesia untuk melanjutkan perjuangan Munir. Yuk, tegakkan HAM untuk Indonesia yang merdeka!

Oleh: Farhan R.

Leave a Reply